Senin, 17 November 2014 - 19:59 WIB

0 Blogger

Facebook

Jadwal, Hasil, dan Klasemen AFF CUP 2014

Jadwal, Hasil, dan Klasemen AFF CUP 2014. Piala AFF kembali digelar tahun ini. Kejuaraan antar negara se-ASEAN ini akan digelar 22 November hingga 20 Desember 2014. Diikuti oleh 8 tim yang terbagi dalam 2 grup, juara dan runner up kemudian akan lolos ke babak semifinal yang menggunakan sistem home-away.

Pertandingan grup A akan dilangsungkan di Vietnam, sedangkan grup B akan dilangsungkan di Singapura. Berikut adalah jadwal, hasil, dan klasemen AFF CUP 2014

Grup A AFF CUP 2014
No ↑-↓ Klub Main Menang Seri Kalah GM GK +-Poin
1.- Indonesia 0 0 0 0 0 00 0
2.- Vietnam 0 0 0 0 0 00 0
3. -Filipina 0 0 0 0 0 0 0 0
4.- Laos 0 0 0 0 0 0 0 0

Jadwal dan Hasil Grup A
22 November
Filipina vs Laos, 16.00 WIB
Vietnam vs Indonesia, 19.00 WIB

25 November
Filipina vs Indonesia, 16.00 WIB
Laos vs Vietnam, 19.00 WIB

28 November
Indonesia vs Laos, 19.00 WIB
Vietnam vs Filipina, 19.00 WIB

Grup B AFF CUP 2014
No ↑-↓ Klub Main Menang Seri Kalah GM GK +-Poin
1.- Singapura 0 0 0 0 0 00 0
2.- Thailand 0 0 0 0 0 00 0
3. -Malaysia 0 0 0 0 0 0 0 0
4.- Myanmar 0 0 0 0 0 0 0 0

Jadwal dan Hasil Grup B
23 November
Malaysia vs Myanmar, 16.00 WIB
Singapura vs Thailand, 19.00 WIB

26 November
Malaysia vs Thailand, 16.00 WIB
Myanmar vs Singapura, 19.00 WIB

29 November
Thailand vs Myanmar, 19.00 WIB
Singapura vs Malaysia, 19.00 WIB

Semifinal leg 1
6 Desember
Runner-up Grup A vs Juara Grup B
7 Desember
Runner-up Grup B vs Juara Grup A

Semifinal Leg 2
10 Desember & 11 Desember

Final leg 1
17 Desember
Final leg 2
20 Desember

*live di RCTI & FoxSport

Selengkapnya ...

Jumat, 14 November 2014 - 13:33 WIB

0 Blogger

Facebook

Osas Saha Tidak Diperpanjang Kontraknya?

Usai Liga Super 2014 Semen Padang langsung mengevaluasi tim dan resmi melepas lima pemain diantaranya Valentino Telaubun, Muhammad Rizal, Fahrizal Dillah, Jajang Paliaman, dan David Pagbe.

Untuk mengganti pemain-pemain yang dilepas tersebut manajemen kini tengah berburu pemain. Untuk pemain tengah manajemen berhasil memulangkan Vendry Mofu dari Sriwijaya FC.

Nah, menariknya setelah resmi kembali mengikat kontrak dengan Vendry Mofu, kini Semen Padang dikabarkan sedang pendekatan dengan Dedi Gusmawan, Addison Alves, dan Zulham Zamrun.

Apa kaitan ketiga pemain diatas dengan Osas Saha? sangat jelas terkait karena salah satunya adalah striker yaitu Addison Alves. Saat ini Semen Padang sudah memiliki dua striker yang sudah memperpanjang kontrak yaitu M. Nur Iskandar dan Airlangga Sucipto.

Dengan masuknya Addison Alves striker bertipe target man maka besar kemungkinan Osas Saha tidak akan diperpanjang kontraknya. Selain karena posisinya, Addison Alves adalah pemain asing. Saat ini Semen Padang telah resmi memperpanjang kontrak dua pemain asingnya Vizcarra dan Yu Hyun Koo. Artinya hanya tinggal 1 slot pemain asing.

Dugaan ini semakin menguat jika melihat komentar CEO Semen Padang Erizal Anwar yang menganggap penampilan Osas Saha kurang baik selama babak delapan besar.

"Kami sedang membicarakan apakah akan memperpanjang kontrak Osas Saha atau tidak. Penampilannya selama babak delapan besar tidak baik. Dia kerap gagal mencetak gol dari peluang yang didapat, seperti saat melawan Persipura," ucap Erizal.

Selengkapnya ...

Kamis, 13 November 2014 - 08:47 WIB

0 Blogger

Facebook

Dengan "Lima" Pemain Asing Arema Tak Mampu Juara

Mungkin judul tulisan ini akan membuat anda bingung dan bertanya-tanya. Bagaimana bisa Arema memainkan lima pemain asing disaat regulasi liga hanya membolehkan 3 pemain asing berada dilapangan?

Sebenarnya secara legal Arema Cronus hanya memiliki tiga pemain asing yaitu Alberto Goncalves, Gustavo Lopez dan Thierry Gathuessi. Sementara dua lagi adalah pemain asing yang sudah dinaturalisasi Cristian Gonzales dan Victor Igbonefo.

Walaupun dua pemain terakhir telah dinaturalisasi tetap saja mereka bisa dipandang sebagai pemain asing karena memang asalnya dari luar dengan skill yang setara dengan pemain asing papan atas di Indonesia. Kasarnya, Arema bermain dengan lima pemain asing.

Dengan skuad seperti ini ternyata masih belum mampu mengantar Arema Cronus ketangga juara. Padahal sepanjang liga mereka nyaris tak terkalahkan. Hanya klub-klub tertentu saja yang bisa mengalahkan Arema. Klub yang "beruntung" itu adalah Semen Padang, Persib, dan Persipura.

Dengan skuad yang ada Arema sudah sangat solid terlebih untuk musim depan dimana setiap klub hanya boleh memakai jasa 3 pemain asing, berbeda dari musim sebelumnya yang agak longgar dengan mengizinkan 4 pemain asing dan boleh dimainkan 3 dalam satu pertandingan.

Dengan skuad saat ini, Regulasi ini sangat menguntungkan bagi Arema. Namun Arema justru melepas pemain asing yang menjadi tulang punggung mereka selama ini. Tiga pemain asing semua dilepas.

Isu gaji tak terbayar tentu bukan sebuah rahasia lagi. Menjelang partai semifinal menghadapi Persib, Arema dikabarka baru saja membayar tunggakan gaji mereka agar pemain semangat menghadapi pertandingan.

Dibalik kokohnya Arema Crnous ternyata mereka rapuh. Mereka sesungguhnya tak sanggup menggaji "lima" pemain asing sekaligus. Bahkan Arema sampai menunggak.

Sebenarnya bukan itu saja ketidak nyamanan yang ada di klub kebanggaan Aremania ini. Isu membayar wasit menghantui Arema disetiap pertandingan, karena fakta bagi banyak orang mengarah kesana.

Belum lagi bayang-bayang isu legalitas dimana saat ini Arema Cronus masih dianggap klub gaib yang mendompleng nama Arema Indonesia. Bermodal badan hukum yang tidak memiliki lisensi dan slot diliga, Arema menjelma menjadi klub tangguh.

Tidak hanya itu, di Arema ternyata tidak ada pelatih kepala. Pelatih kepala sesungguhnya duduk manis di bench, sementara CEO-nya betingkah seperti pelatih yang menentukan semua strategi tim.

Inilah tiga masalah yang membuat Arema gagal juara, lemah dalam legalitas, tudingan match-fixing, dan organisasi yang lemah. Tidak ada gunanya dihuni pemain hebat jika internal klub tidak memberi kenyamanan. Dibalik kemegahan skuad, ternyata Arema itu rapuh.

Tanpa diuntungkan sejumlah keputusan wasit, Arema tidak berkutik, Semen Padang dan Persib sudah membuktikan ini. Jika wasit fair Arema bukan apa-apa.

Selengkapnya ...

Senin, 10 November 2014 - 15:04 WIB

0 Blogger

Facebook

Arema Gagal Juara, Alberto Goncalves Pindah ke Penang FA Malaysia

Arema Gagal Juara, Alberto Goncalves Pindah ke Penang FA Malaysia. Klub bertabur bintang Arema Cronus akhirnya terhenti dibabak semifinal ISL setelah kalah 3-1 dari Persib Bandung.

Salah satu pemain asing milik Arema, Alberto "Beto" Goncalves akhirnya memilih menginggalkan klub yang bermakas di Malang itu dan pindah ke klub Liga Primer Malaysia, Penang FA.

Liga Primer Malaysia adalah level kedua pada sepakbola Malaysia. Namun tawaran gaji yang lebih besar membuat Beto tak menyia-nyiakan kesempatan itu.

"Ya, aku pindah Malaysia. AFC Penang. Mereka (Arema) mungkin gak mau aku lagi,” ucapnya Beto ketika ditanya perihal berita kepindahannya.

Di Penang FA, Alberto Goncalves mendapat kontrak senilai Rp. 3 Miliar selama semusim. Kontrak yang sangat menggiurkan, sebuah gaji yang begitu besar jika dibanding ISL.

"Ya (kontrak lebih besar, red). Tapi aku gak pikir kontrak saja," jelasnya tanpa merinci nilainya.

Dengan pindah ke Penang FA, Beto akan mendapatkan susana baru dan semangat baru. Selain itu ia juga ingin mencari pengalaman lain selain di liga Indonesia.

"Aku pikir suasana baru, tempat baru dan semangat baru juga," urainya. Selain pernah memperkuat Arema, Beto juga pernah memperkuat Persipura Jayapura.

Selengkapnya ...
0 Blogger

Facebook

Suporter Ingin PSM Kembali Bermarkas di Makassar

Melihat kedekatan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dengan Persib Badung dan Bobotoh membuat suporter PSM Makassar kagum. Pada partai final ISL antara Persib vs Persipura, Jumat (7/11), Ridwan Kamil turun langsung mendukung Persib di Stadion Gelora Sriwijaya dengan buka baju bersama suporter Persib lainnya.

Hal yang dirasakan suporter PSM Makassar dengan walikotanya sungguh berbeda. Jangankan dengan suporter, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang dilantik Mei 2014 lalu belum sekalipun bersua dengan pemain.

Kini suporter PSM mulai berteriak. Mereka menagih janji sang walikota ketika kampanye dulu. Mereka minta walikota memperhatikan PSM Makassar.

“Pak Wali, mana janjimu? Tolong perhatikan PSM. Bantu PSM kembali bermarkas di Makassar,” teriak ratusan suporter yang tergabung dari berbagai kelompok suporter.

Dengan memberi contoh Ridwan Kamil, suporter ingin walikota mereka memperhatikan klub yang telah mengharumkan nama Makassar dimasa jayanya dulu.  Suporter juga menegaskan tidak uang yang mereka inginkan tapi motivasi dari walikota.

”Kami mau Wali Kota Makassar mencontoh Pak Ridwan Kamil. Kami tidak minta uang, Pak Wali, kami butuh Bapak bersama kami, para suporter agar pemain semakin termotivasi untuk berprestasi,” teriak Wiwin, suporter PSM.

Beberapa tahun ini prestasi PSM memang terus merosot. Dimasa lalu PSM Makassar pernah mewakili Indonesia di kompetisi level Asia sebanyak tiga kali.

Pada era Liga Indonesia PSM sekali menjadi juara, empat kali runner up, dan hanya sekali gagal masuk putaran final. Sementara pada era Perserikatan, PSM meraih 5 kali kuara dan 3 runner-up.

Selengkapnya ...
------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------ ------------------------
Lainnya
JADWAL
PEMAIN
SUSUNAN PEMAIN
 
Semen Padang FC:Hasil ISL 2014 : Jadwal:
Saksikan Pertandingan Semen Padang Disaluran Berikut :